Gamer Runescape Kemukakan Tuntutan Selesai Terserang “Muted” Oleh Developer

Di pertengahan tahun 2019 yang lalu, seorang streamer sadar dianya terserang “muted” atau mungkin tidak bisa berhubungan dengan pemain lain di game MMO favoritnya – Runescape. Dikutip dari Pennlive, pemain atas nama Amro “Plaintiff” Elansari awalannya coba hukumannya dilepaskan, tapi tidak diterima oleh developer. Tanpa ada panjang lebar, tindakan paling logis yang diambil oleh pemain itu adalah membawanya ke meja hukum. Dianya dipandang sudah didiskriminasi serta hak kebebasan bersuaranya sudah dilanggar.

Dari tulisan tangan Elansari pada tuntutannya, ia menerangkan jika permasalahan berlangsung pada Maret/April 2019. Dianya menulis “Plaintiff dibisukan [terkena muted] – tanpa ada diberitahu.” Saat diminta untuk tuliskan siapapun yang terjebak dalam “kasus” ini, ia memuliskan jika ia ialah streamer yang butuhkan 2000+ jam serta penontonnya dipilih jadi saksi.

Pada kolom yang bertanya apa yang berlangsung, Elansari tuliskan jika developer game – Jagex – sudah melanggar hak asasi manuasinya yang sudah dilihat langsung oleh beberapa pemirsa livestream. Dianya tuntut Jagex untuk selekasnya melepas “mute” dari account Runescape kepunyaannya.

Baca juga : Facebook Buka Halaman Yang Menyuport Robert Hyde, Cari Tahu Perihal Impeachment

Singkat kata, tentu saja masalah ini tidak diterima oleh juri. Mereka menjelaskan jika tidak ada bukti jika Jagex sudah lakukan pelanggaran hak asasi manusia pada Elansari. Pengadilan federal putuskan jika terserang “muted” dalam satu video game bukan tindakan pelanggaran pada hak konstitusional satu orang. Mereka mengatakan jika kehilangan beberapa akses dari game online bukan tindakan diskriminasi berbentuk apa saja.

Menurut Pennlive, ini bukanlah pertama kali Elansari membuat masalah tuntutan aneh pada satu perusahaan. Awalnya ia sudah coba tuntut Tinder sebab aplikasi pelacak jodoh itu ia kira “menipu orang”. Sama dengan masalah ini, tuntutannya tidak diterima mentah-mentah oleh pengadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *